Berita masalah video Luna-Ariel, atau Ariel-Cut Tari dan 30 wanita lainnya memang sedang teramat sangat hangat. Setiap hari di smua acara berita maupun infotement menjadi topik utama.
Apakah ini murni kasus ketidaksengajaan ataukah justru kesengajaan????. Entahlah yang jelas mereka menjadi korban utamanya, khususnya Ariel yang selalu dipojokkan. Bukan karna saya nge-fans Ariel kemudian jadi membela dia, tapi memang selalu Ariel yang dipojokkan. Contohnya waktu kasus kamera wartawan itu, lagi-lagi Ariel disalahkan. Wajar saja kalau Ariel kesal atau tak sengaja merusak kamera itu, posisinya dia lagi ada masalah yang berat dan gak semua masalah pribadi harus jadi makanan public, jadi hak dia buat tutup mulut didepan publik. Dan mungkin lebih memilih hanya berbicara didepan polisi saja. Namun waratawan masih saja memaksa dan justru menyalahkan dia. Bukannya ada kode etik jurnalistik?? Tapi kenapa tidak digunakan????
Wah,,,makin panas saja, jadi emosi sendiri nich,,,, hmmmmm…..
Ini pelajaran berharga buat kita semua. Segala kebohongan, keburukan ataupun cacat yang disimpan pasti lama-a terungkap juga. Kaya pribahasa ”sepandai-pandai menutup-nutupi bangkai pasti tercium juga”. Dan lagi buat kita generasi muda, kalau belum siap pacaran yang bener ga sah pacaran dulu. Kalu emang dah ngebet kaya gituan langsung nikah aja,,,beres kan????ckukukukukkkkk….
Mengontrol hawa nafsu dan emosi!!!
Dan buat para wanita jangan gampang percaya sama rayuan pria. Ingat bedanya ”cinta” dan ”rayuan”. Jangan sampai salah loh….he,,,,,>curcol<






