Archive for Juni, 2009


Berbicara tentang Ujian, saat ini UNY pun sedang mengadakan Ujian Semester Genap. Semua mahasiswa sibuk dengan materi yang harus dipelajari, tugas-tugas yang harus diserahkan kepada dosen. Namun, sayangnya kebanyakan mahasiswa mencari bahan untuk ujian malam hari sebelum keesokan harinya ujian dilakukan, begitu juga dengan tugas.

Fenomena ini memang sudah tidak asing bagi kita yang notabennya sebagai mahasiswa. Ingin mendapatkan nilai yang memuaskan, membahagiakan ortu tapi dengan cara yang pas-pasan. Tapi apa lah daya, memang sudah demikian budaya belajar di Negara kita yang ingin maju tapi para pemudanya malas. He….

Ujung-ujungnya nilai jeblok dan harus mengulang mata kuliah itu mungkin sudah wajar bagi mahasiswa. Yah, menyita waktu, tenaga, pikiran dan biaya memang. Menjeritlah kita kalau lihat nilai kita jeblok, bingung mau bilang apa sama ortu…… Tapi mau gimana lagi orang sudah jadi kodrat buat kita. Ya gak ???….he….

Wacana pengharaman facebook ini pertama kali saya ketahui setelah membaca sebuah tulisan di blog milik ndorokakung. Saya pun penasaran dan tak berapa lama saya cari di google dengan kata kunci facebook haram , dan hasil yang didapat lumayan banyak. Ya, ternyata masalah ini sedang ramai dibicarakan, masalah facebook yang kabarnya akan diharamkan.

Setelah saya baca-baca sumber-sumber yang saya dapat dari google, saya pun menyimpulkan bahwa pengharaman facebook yang konon akan dilakukan ulama se-Jawa Madura ini ternyata seperti pengharaman rokok yang dikeluarkan oleh MUI, facebook haram hanya pada kondisi tertentu.

Pada dasarnya cerita Ketika Cinta Bertasbih (KCB) sama dengan novel Ayat2 Cinta, tapi yang membedakan dalam novel KCB ini terlalu banyak karakter yang ditampilkan sehingga membuat pembaca dibuat sedikit harus berusaha mengingat lebih keras alur cerita pada bab2 sebelumnya. Walaupun banyak karakter, akan tetapi dalam setiap novel pasti ada karakter yang dominan untuk ditampilkan sebagai pemeran utama dan dalam KCB pemeran utamanya adalah seorang mahasiswa ndeso asal Indonesia bernama Khairul Azzam (Azzam) yang mendapatkan beasiswa untuk belajar di bumi para nabi (Mesir). Nasib Azzam dalam KCB tidak seberuntung Fahri dalam Ayat2 Cinta yang masih memiliki orang tua yang masih lengkap. Azzam telah menjadi seorang anak ”yatim” karena ayahnya meninggal akibat kecelakaan dan kejadian itu terjadi pada saat Azzam telah berhasil menyelesaikan semester pertama kuliahnya di Mesir dengan hasil yang Sangat Baik dan prestasinya itu menunjukkan kesungguhan niatnya dalam menimba ilmu sehingga membuat kagum almarhum ayahnya. Akan tetapi keinginan untuk dapat menimba ilmu setinggi-tingginya di Mesir tersebut harus dipendam karena setelah ayahnya meninggal, beban hidupnya bertambah selain kuliah dia juga harus menjadi tulang punggung bagi keluarganya di Indonesia menggantikan ayahnya tercinta. Untungnya Azzam segera mendapatkan ide untuk mewujudkan cita2nya tanpa mengabaikan kewajibannya terhadap keluarga yaitu dengan memutuskan untuk tetap kuliah di Mesir dan menjadi ”entrepreneur sejati” sebagai pembuat Bakso dan Tempe. Kesibukannya sebagai entrepreneur tersebut yang menyebabkan kuliahnya tidak juga selesai setelah 9 tahun lamanya hingga akhirnya pada suatu hari adiknya di Indonesia mengirimkan sebuah surat yang menceritakan bahwa pengorbanan Azzam tersebut tidak sia2 karena alhamdulilah adik2nya telah lulus kuliah dan mendapatkan pekerjaan yang layak. Berita tersebut langsung disambut oleh Azzam dengan ucapan syukur dan yang tersisa adalah kewajibannya untuk dapat menyelesaikan kuliahnya dengan segera merampungkan 1 mata kuliah yang sebenarnya sengaja ia sisakan agar dia dapat memperpanjang visa tinggalnya di Mesir. Alhamdulilah dengan usaha dan pertolongan Allah SWT, Azzam dapat menyelesaikan mata kuliahnya tersebut dengan hasil yang baik sehingga ia berhak mendapatkan gelar S1 dan dapat segera pulang ke Indonesia untuk menemui Ibu dan adik2nya yang telah memendam rindu 9 tahun lamanya. Kehidupan Azzam di bumi para nabi itu tidak terlalu diwarnai oleh kisah2nya dengan para akhwat kecuali hubungan bisnisnya dengan putri dubes Indonesia yang bernama Eliana dan kisah lamarannya yang telah ditolak secara halus oleh paman dari seorang mahasiswi Indonesia yang bernama Anna Althafunnisa (Anna) dengan alasan telah terlebih dahulu dikhitbat oleh orang lain, akan tetapi yang membuat Azzam kecewa pernyataan yang menyiratkan bahwa ”andaikan Anna belum dilamar orang lainpun Azzam dinilai kurang sepadan dengan akwat tersebut”. Seperti layaknya kisah cinta Nurul terhadap Fahri dalam Ayat2 Cinta, dalam KCB juga terdapat satu kisah yang membuat hati gerimis yaitu kisah cinta seorang akhwat yang bernama Tiara (mahasiswi Indonesia asal Aceh) terhadap Fadhil (Mahasiswa Indonesia asal Aceh) yang akhirnya tidak dapat bersatu karena Allah memiliki rencana lain dimana Tiara akhirnya menerima lamaran seorang ustadz bernama Zulkifli yang juga merupakan teman karib dari Fadhil. Keputusan Tiara untuk menerima lamaran tersebut dikarenakan lelaki yang sangat dimimpikan untuk menjadi suaminya (Fadhil) tidak memberikan tanda2 mencintai dirinya. Prasangkanya ini timbul ketika Tiara meminta pendapat Fadhil mengenai lamaran ustadz Zulkifli terhadap dirinya dan dengan mantap Fadhil mengatakan bahwa ”susah dicari alasan untuk menolak lamaran orang sebaik ustadz Zulkifli”. Jawaban Fadhil ini membuat Tiara sangat sakit karena merasa cintanya bertepuk sebelah tangan, padahal yang sebenarnya terjadi justru sebaliknya Fadhil pun merasa sakit hati ketika mendengar akhirnya wanita yang sangat dicintainya itu melangkah ke pelaminan bersama orang lain. Akibat perasaannya itu, Fadhil sempat tergoda untuk mengikuti ajakan Tiara yang memiliki rencana untuk membatalkan pernikahannya tersebut dua hari sebelum hari H. Untungnya ia berhasil menolak tawaran Tiara dan akhirnya dapat menerima kenyataan itu dengan ikhlas dan pasrah karena dia yakin hal tersebut adalah yang terbaik menurut Allah. Selain kisah Tiara dan Fadhil, ada satu kisah dalam KCB yang sangat getir. Kisah ini menimpa teman karib Azzam yang bernama Furqan. Dia adalah seorang lelaki yang nyaris sempurna dan mungkin tipe yang sangat di idam2kan oleh para akhwat untuk dijadikan suami, bagaimana tidak Furqan selain ditakdirkan lahir dari keluarga pengusaha Indonesia yang kaya raya, dia juga memiliki paras tampan dan yang terpenting adalah Furqan memiliki ilmu agama yang baik dan telah berhasil menyelesaikan kuliah S2-nya di Mesir. Alasan2 itulah yang membuat dia merasa sangat yakin dapat dengan mudah mendapatkan seorang calon pendamping hidupnya kelak dan pilihan itu akhirnya jatuh pada seorang akhwat cantik dan pintar yang merupakan anak dari seorang kiai asal Klaten bernama Anna Althafunnisa (inilah salah satu alasan yang membuat lamaran Azzam ditolak oleh pamannya Anna) dan ternyata perkiraannya itu terbukti akhirnya Anna menerima pinangannya setelah dengan proses pertimbangan yang cukup lama. Tetapi kesempurnaan masa depan yang telah diukir oleh Furqan tiba2 harus kandas hanya dalam satu malam akibat kejadian yang tidak pernah disadarinya. Dia menjadi target operandi seorang mata2 mosad israel berinisial Miss Italiana yang memiliki misi merusak generasi islam yang berkualitas dengan cara menjebak dan menularkan virus yang sangat ditakuti oleh seluruh umat di dunia karena belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit yang diakibatkan oleh virus tersebut yakni penyakit AIDS. Bagaikan langit yang tiba2 runtuh, itulah perasaan Furqan ketika Rumah Sakit menyatakan bahwa ia positive terjangkit virus HIV AIDS, seketika pula ia merasa hidupnya dan seluruh kesuksesan yang berhasil ia raih selama ini sudah tidak memiliki arti..hiks..hiks… Kejadian ini merupakan ujian dan teguran dari Allah bagi Furqan yang selama ini telah berpendapat bahwa takdir itu ada hukum2 alamnya yang mengikuti aturan sebab dan akibat. Padahal manusia sesungguhnya tidak bisa menentukan takdirnya, kewenangan yang diberikan Tuhan untuk manusia hanyalah berikhtiar dan berusaha karena takdir sepenuhnya adalah hak dan keputusan Allah SWT. Kun Fayakun… Kisah Furqan selanjutnya dan cerita Azzam yang telah berada di pesawat dalam rangka kepulangannya ke Indonesia inilah akhir dari novel Ketika Cinta Bertasbih (KCB) 1 dan kisah ini akan dilanjutkan oleh kang abik pada sekuel yang kedua…. TO Be Continued…………….Semoga Bermanfaat

Jakarta – Kedutaan Besar RI di Malaysia dan Manohara Odelia Pinot harus berhenti saling menyerang. Mereka sebaiknya fokus pada masalah utama, penganiyaan yang dialami Manohara. Jangan saling menyalahkan.

“Kedua belah pihak jangan saling menyalahkan. Yang terpenting adalah menyelesaikan persoalan utamanya antara Manohara dengan Pangeran Kelantan,” ujar Ketua Komisi I DPR Theo Sambuaga kepada detikcom, Kamis (4/6/2009).

Dubes Malaysia Dai Bachtiar, Rabu (3/4/2009) mengancam akan menyomasi Manohara sebab menuding KBRI Malaysia menerima suap. Senior Liasion Officer (SLO) Polri di KBRI Kuala Lumpur Kombes Pol Brata Mandala, Kamis ini bahkan mengungkapkan ibu Mano masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Interpol Perancis.

Menurut Theo, bila ada masalah, kedua pihak harus mengklarifikasikan agar masalah jelas. Kalau memang salah satu merasa dirugikan bisa diselesaikan melalui jalur hukum.

“Supaya jelas persoalannya. Saya harap Bu Daisy juga jangan memulai, mengatakan bahwa Dubes RI untuk Malaysia menerima suap,” jelasnya.

Padahal menurut Theo, Kedubes RI sudah berperan dalam melepaskan cekal Daisy di Malaysia. “Upaya-upaya untuk perbaikan hubungan Indonesia-Malaysia sebenarnya terus dilakukan oleh Dubes RI dan Dubes Malaysia,” kata dia.


Pesawat Tempur TNI AU

Malaysia mengklaim Ambalat sebagai wilayah perairannya sejak 1970. Merah putih pun berkibar.

VIVAnews – Tentara Nasional Indonesia menggelar operasi perbatasan Malaysia-Indonesia di Ambalat, Kalimantan Timur. Bersandi Operasi Ambalat untuk pengamanan wilayah perbatasan, kegiatan ini direncanakan berlangsung pada 26 April – 1 Mei 2009.

Menurut Kepala Pusat Penerangan TNI, Marsekal Pertama Sagom Tamboen, operasi itu untuk menunjukan eksistensi Indonesia sebagai pemilik Ambalat. “Kalau Malaysia menganggap Ambalat wilayah mereka, kita juga menganggap ini wilayah kita,” kata Sagom kepada VIVAnews.

Bukan hanya TNI Angkatan Laut saja yang terlibat dalam pengamanan ini, TNI Angkatan Udara juga ikut serta. Kini, setiap hari di udara Ambalat berseliweran empat pesawat Hawk seri 100 dan 200 disiagakan di Tarakan. Personel Skadron 1 Pontianak, Lapangan Udara Balikpapan, Satuan Radar 225 Tarakan, dan Pemerintah Kota Tarakan ikut mendukung operasi.

Sebelumnya, TNI-AL secara rutin menugaskan 130 marinir ke Ambalat. Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) I Wayan Mendra memastikan pengerahan pasukan tersebut adalah bagian rotasi pasukan keamanan di Ambalat. Satgas Ambalat ini ditempatkan di posko-posko pertahanan di wilayah Ambalat dengan masa tugas selama 6 bulan.

Kepala Dinas Penerangan Armada RI Kawasan Timur (Armatim) Letkol TNI (KH) Tony Saiful mengatakan penjagaan keamanan di Ambalat memang prioritas TNI. Armatim telah menempatkan sejumlah kapal perang jenis korvet di wilayah sengketa antara Indonesia dan Malaysia.

Ambalat adalah blok laut seluas 15.235 kilometer persegi yang terletak di laut Sulawesi atau Selat Makassar. Ini adalah wilayah perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

Adapun gesekan perbatasan antar dua negara ini sudah terjadi sejak 1967. Bahkan pada 27 Oktober 1969, Indonesia-Malaysia sampai meneken Perjanjian Tapal Batas Kontinental Indonesia – Malaysia. Dalam perjanjian itu disebutkan, kedua negara melakukan ratifikasi pada 7 November 1969.

Anehnya, di tahun yang sama Malaysia justru menerbitkan peta baru yang memasukan pulau Sipadan, Ligitan dan Batu Puteh ke dalam wilayahnya. Indonesia dan Singapura tak mengakui peta baru Malaysia itu.

Kemudian pada 17 Maret 1970 kembali ditandatangani Persetujuan Tapal Batas Laut Indonesia dan Malaysia. Sembilan tahun berselang Malaysia kembali menerbitkan peta baru mengenai tapal batas. Kali ini Malaysia memasukkan blok maritim Ambalat ke dalam wilayahnya. Jelaslah ini mengundang protes Indonesia.

Gesekan pun terus terjadi. Pada 21 Februari 2005 di Takat Unarang –nama resmi Karang Unarang– 17 pekerja Indonesia ditangkap awak kapal perang Malaysia KD Sri Malaka. Terjadilah ketegangan yang melibatkan kapal perang Malaysia –KD Sri Johor, KD Buang dan KD Kota Baharu berikut dua kapal patroli– kapal perang Indonesia –KRI Wiratno, KRI Tongkol, KRI Tedong Naga, KRI KS Tubun, KRI Nuku dan KRI Singa.

Belakangan, ketegangan mulai masuk wilayah fisik. Pada April 2005, KRI Tedong Naga menyerempet KD Renchong tiga kali.

Pada 24 Februari 2007, Pemerintah Indonesia mencatat Malaysia melakukan 35 kali pelanggaran perbatasan. Contohnya, kapal perang Malaysia KD Budiman yang masuk ke wilayah perairan Indonesia sejauh satu mil laut dengan kecepatan 10 knot. Kemudian kapal perang KD Sri Perlis masuk sejauh dua mil laut dengan kecepatan 10 knot.

Bukan hanya itu, Malaysia mulai menempatkan kapal perang KD Renchong di perairan Ambalat sejak pada 8 April 2005. Setelah itu giliran TNI-AU siaga di Pangkalan Udara Balikpapan, Kalimantan Timur dan Lanud Hasanuddin, Makassar.

Tetapi tetap saja kapal Malaysia berupaya masuk ke sini. Misalnya, pada 25 Fabruari 2007, KD Sri Perlis memasuki wilayah RI sejauh 3.000 yard yang akhirnya diusir keluar oleh KRI Untung Suropati. Bahkan di hari yang sama, pesawat udara patroli maritim Malaysia jenis Beechcraft B 200 T Superking melintas memasuki wilayah RI sejauh 3.000 yard.

Masalahnya, pesawat tempur Indonesia baru bisa menjangkau daerah ini setelah terbang selama 15-30 menit (bila terbang dari Balikpapan). Sedangkan Malaysia sudah memiliki pangkalan udara di Tawao, Malaysia, dan menempatkan pesawat tempur yang mampu menjangkau Ambalat dalam hitungan detik.

Kendati demikian, TNI masih menyatakan kawasan Ambalat aman. Bendera merah putih di puncak mercusuar Karang Unarang tetap berkibar.

Pemilu 2009

Berdasarkan Undang-undang Nomor 42 Tahun 2008, pengajuan pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2009 yang memperoleh minimal 20% dari jumlah kursi DPR atau 25% dari jumlah suara sah nasional.

Sebelum masa pemilihan umum dimulai, sejumlah tokoh nasional telah menyatakan untuk ikut mencalonkan atau menerima pencalonan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden 2009-2014. Tokoh-tokoh tersebut antara lain ialah Susilo Bambang Yudhoyono dari Partai Demokrat (Presiden Indonesia yang sedang menjabat) Muhammad Jusuf Kalla dari Partai Golkar (Wakil Presiden yang sedang menjabat), Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dari PDIP, Mantan Presiden Abdurahman Wahid dari PKB, Mantan Ketua DPR Akbar Tandjung dari Partai Golkar, Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Mantan Mantan Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra dari PBB, Direktur Eksekutif Freedom Institute Rizal Mallarangeng dari jalur independen, dan Hamengkubuwono X dari Partai Golkar (Gubernur Yogyakarta yang sedang menjabat).

Pada kenyataannya, sampai dengan batas akhir masa pendaftaran pada 16 Mei 2009, hanya 3 bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mendaftarkan keikutsertaannya kepada Komisi Pemilihan Umum. Pada 29 Mei 2009, ketiga bakal pasangan calon tersebut kemudian ditetapkan sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta Pilpres 2009, dengan nomor urut yang ditetapkan keesokan harinya. Ketiga pasangan calon tersebut beserta nomor urutnya ialah sebagai berikut:

No. urut Calon presiden Calon wakil presiden Partai politik pengusul
Partai politik Persentase suara sah Persentase kursi DPR
1
Megawati Soekarnoputri

Prabowo Subianto
PDIP, Partai Gerindra, PKNU, Partai Kedaulatan, Pakar Pangan, PNI Marhaenisme, Partai Buruh, PSI, Partai Merdeka[rujukan?] 18,74% 21,61%
2
Susilo Bambang Yudhoyono

Boediono
Partai Demokrat, PKS, PAN, PPP, PKB, PBB, PDS, PKPB, PBR, PPRN, PKPI, PDP, PPPI, Partai RepublikaN, Partai Patriot, PNBKI, PMB, PPI, Partai Pelopor, PKDI, PIS, Partai PIB, Partai PDI[rujukan?] 51,72% 56,07%
3
Muhammad Jusuf Kalla

Wiranto
Partai Golkar, Partai Hanura[rujukan?] 18,22% 22,32%

Flu babi yang menular ke manusia berpotensi berkembang di Indonesia. Namun, hampir dapat dipastikan keganasan flu babi Meksiko di bawah flu unggas yang telah mewabah di Indonesia.

Kepala Laboratorium Flu Unggas Universitas Airlangga CA Nidom mengatakan, flu babi sebenarnya sudah lazim. Penyakit dengan virus H1N1 di Indonesia sudah ada sejak dulu. Subtipe di Indonesia atau H1N1 klasik tidak berbahaya. H1N1 tipe Meksiko yang dikenal sebagai flu babi sekarang inilah yang berbahaya.

Berdasarkan riset Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, H1N1 tipe Meksiko diduga kuat gabungan flu unggas, flu babi, dan flu manusia. Virus kemungkinan berubah di tubuh babi.

Virus yang berubah di tubuh babi lebih mungkin menular ke manusia. Pasalnya, manusia dan babi sama-sama mamalia yang cenderung memiliki kesamaan. Sebaliknya, flu unggas tidak bisa langsung ke manusia.

Secara teoretis, virus di unggas tidak bisa langsung ke mamalia seperti manusia. Harus ada perantara mamalia lain dan itu kemungkinan besar babi.

Di tubuh babi, virus mengalami perubahan dengan dua pola. Pola pertama berupa adaptasi. Kalau ini terjadi, dampaknya tidak terlalu berbahaya karena tidak ada perubahan struktur virus.

Pola kedua berupa penyusunan ulang virus. Berdasarkan pola ini, virus bisa berkembang menjadi gabungan flu babi, flu unggas, dan flu manusia. Jika menyimak penjelasan di AS, ada kemungkinan reassortan (penyusunan ulang).

Jika hal itu terjadi, tidak tertutup kemungkinan flu babi bisa berkembang di Indonesia. Salah satu pendukungnya adalah banyaknya peternakan ayam dan babi yang berdekatan. Sejak flu unggas merebak, sudah dikemukakan pentingnya menata ulang peternakan.

Namun, di sisi lain, keganasan H1N1 tipe Meksiko tidak seperti H5N1. Dari sekitar 1.500 kasus di seluruh dunia, baru 150 berakhir dengan kematian. Virus ini cepat menyebar, tetapi daya rusaknya rendah. Sebaliknya H5N1 lambat menyebar. Namun, daya rusaknya amat tinggi.

Kurang dari sebulan, H1N1 tipe Meksiko sudah menjangkiti ribuan orang. Sementara dalam tiga tahun, kasus H5N1 hanya tercatat sekitar 300 kasus di seluruh dunia.  Kalau hasil penyusunan ulang menghasilkan virus cepat menular dan daya rusaknya tinggi. Syukur sejauh ini belum menunjukkan tanda ke sana.

CuRHat…..

AQ Pengen Pulang TAU!!!!!!!!!

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.